Labels

Showing posts with label Mistis. Show all posts
Showing posts with label Mistis. Show all posts

Friday, June 14, 2013

MATA DIBALSAM HANTU RUMAH KONTRAKAN ( HANTU JAIL )



Apakah anda percaya adanya HANTU? Secara pribadi saya percaya hantu itu ada seperti saya mempercayai hal-hal gaib, dan saya tidak perlu membuktikan keberadaan hantu tersebut... memtbuktikan adanya HANTU??? Ohh...no.no.no.no...! :-D
Saya sama sekali tidak ingin melihat hantu sekalipun saya dan keluarga sering di ganggu oleh hantu-hantu jail. Dimanapun keluarga saya tinggal disana sering dijahili oleh penunggunya, entah itu benar entah itu tidak begitulah yang kami percayai.

Kami pernah tinggal di kontrakan di daerah Magelang tepatnya di Jagoan, saat itu saya masih kecil..mungkin sekitar 5 tahun, saat itu saya, kakak saya dan bapak ibu sedang duduk-duduk santai di kursi yang bersebelahan dengan pintu. Saya di pangku oleh bapak, kakak laki2 saya di pangku ibu, saat itu suasana sudah petang mungkin sekitar jam 7 atau jam 8. Saat sedang bersantai saya saat itu merasa aneh melihat ada tangan berpegangan pada sandaran tangan pada kursi yang saya duduki tepan disebelah kanan saya. Saya merasa aneh karena kedua tangan bapak terlihat diposisi depan saya. Lalu saya bertanya pada bapak "itu tangan siapa?", bapak pun tanya "Tangan mana?" ,  ak masih merasa heran terus menjawab " ini yg pegangan ini" sambil menunjuk dekat sekali dengan tangan yang berpegangan disandaran tersebut tanpa rasa takut. Mungkin bapak merasa ada yang tidak beres lalu berkata " ssssssttt... jangan liat lagi". Saya pun mencoba memalingkan pandangan dengan perasaan bertanya tanya sampai sekarang. Tangan itu seperti tangan ukuran dewasa memegang sandaran tangan dikursi dengan mantap, yang membuat saya yang masih kecil itu  heran tangan itu menempel di daun pintu seperti keluar dari sana. Rasanya saat itu saya sedang melihat hantu potongan tangan tapi tidak menyadarinya... hehehe

Lalu saat kami pindah kesekian kalinya dirumah kontrakan baru di daerah Secang disanapun juga ada yang jahil sering mengganggu, sebenarnya dikontrakan Jagoan disana angker karena rumah kuno, tapi karena saat itu saya masih kecil jadi kurang jelas hal-hal yang tidak saya alami sendiri. Dikontrakan yang baru ini saya tidak pernah melihat wujudnya tapi sering efeknya mengganggu kami, dan saya juga tidak berharap untuk melihatnya. hihihihiiiiiiii... ngeri banget kalau sampai melihat sendiri.

Saat dikontrakan Secang saya sudah dewasa, adik perempuanku yang sudah bekerja beli sepatu sandal hak tinggi. selang beberapa hari saat saya tiduran di kursi, saya melihat ada yang aneh dengan sepatu adikku. Tali dibagian pergelangan kaki terjuntai kebawah tidak seperti biasanya tegak, saya penasaran dan melihat sepatu itu, ternyata talinya putus semua! Keluargaku tidak mungkin melakukan itu, saudara-saudaraku fair semua, dan tidak ada yang akan tega melakukannya dengan alasan apapun. Eh selang waktu berlalau ternyata anggota keluargaku bilang dengan bercanda mungkin aku yang melakukannya karena iri.. mana mungkin aku melakukannya bahakan terpikirpun tidak. Kami beranggapan penunggu rumah itu yang melakukannya.



Lalu saat bapak benah-benah barang yang memerlukan tang palu dan sebagainya bapak tiba-tiba kehilangan tang-nya. Padahal bapak belum kemana-mana dan tidak ada siapapun yang merecoki. Bapak cari kesana kesini sampai diluar radius bapak benah-benah tetap saja tidak ketemu. Bapak orang yang teliti jadi merasa penasaran tang itu hilang begitu saja, tapi pencariannya terhenti karena tiba-tiba bapak sakit gigi yang belum pernah dirasakan sebelumnya, baru sekali itu bapak sakit gigi sampai guling-guling menahannya.
Beberapa hari setelah sembuh bapak masih penasaran dengan tang-nya. hehehe..bawah kasur..! Bayangkan mencari tang sampai ke bawah kasur, tapi tetap saja tidak ketemu, tang itu raib begitu saja. Sebenarnya untuk membeli tang baru lagi harganya tidak seberapa, tapi rasa penasaran bapak tidak akan hilang dengan tang baru. hehe.
Beberapa hari berlalu bapak sudah melupakannya, saat itu saya sedang santai ditempat tidur yang ada diruang tengah yang biasa buat ngumpul keluarga, tapi saat itu saya sendirian yang lain dengan kesibukannya sendiri. Kasurnya tidak begitu pas ditempat tidur, agak kecil jadi masih ada sisa tempat yang terlihat. Disisa tempat itu saya melihat benda merah tersembul dari bawah kasur, padahal sebelumnya saya yakin tidak ada. Saya ambil benda itu dengan setengah tidak percaya yang ternyata tang bapak yang sudah dicari kemana mana. Bagaimana bisa tang itu ada dibawah kasur karena sebelumnya bapak sempat gulung kasur itu juga tapi tidak ada, kenapa juga tersembul sedikit. Lalu saya bilang bapak tang-nya sudah ketemu dibawah kasur, seperti dugaan saya dengan bercanda bapak bilang paling saya yang umpetin. Begitulah tradisi dirumah saya bila ada barang yang hilang siapa yang menemukan pasti jadi tersangka. hahaha.. Tapi itu juga cuma bercanda. Keluarga saya tidak tau siapa yang sembunyikan tang itu tapi kami juga beranggapan penunggu rumah itu yang melakukannya.

Bukan hanya itu kadang-kadang kamar mandi tiba-tiba berbau amis seperti darah yang banyak, sangat amis kata ibu seperti bau darah orang yang sedang melahirkan. Merasa tidak nyaman dengan aroma itu bapak mendekati kamar mandi lalu dengan iseng bilang " jangan disini bikin bau, di luar sana" . Tanpa disangka bau itu tiba-tiba hilang. Dan masih banyak lagi kejadian-kejadian janggal dirumah itu.

Dan yang lebih ekstrim lagi saat malam kami ngobrol di tempat tidur ditemukannya tang bapak. Saya, ibu dan adik-adik ngobrol sampai agak larut, saat sudah mengantuk kami masuk ke kamar masing-masing kecuali adik laki-laki saya yang saat itu masih SMA karena sudah tertidur disana. Saya masuk kamar paling akhir dan sebelum masuk saya melihat balsam yang tidak ada tutupnya, seperti ada rasa tidak enak melihatnya tapi saya abaikan, cuma saya pinggirin ke sisi kasur, saya selipkan disana lalu saya masuk kamar. Tidak berapa lama saya mendengar bunyi aneh diluar kamar, setelah itu ada suara panci-panci kotor dan perkakas dapur yang saling berbenturan dengan keras diluar rumah tepatnya didepan pintu belakang yang berhadapan dengan pintu kamar saya, jadi suaranya sangat jelas. Saya kaget tapi hanya mendengarkan tidak berani keluar karena saya tidak mendengar orang rumah membuka pintu belakang, suara itu sangat keras seperti tertabrak orang yang berlari atau berjalan cepat dikegelapan. Saya menghibur diri mungkin orang lewat, tapi saya langsung sadar kalau belakang adalah teras tertutup yang tidak mungkin ada orang lewat. Saya mulai merasa tidak nyaman, tanpa ada suara-suara aneh saja rumah ini sudah menyeramkan apalagi ada suara ditengah malam, tapi anehnya tidak ada keluargaku yang lain terbangun atau mendengarnya. Belum hilang rasa aneh itu tiba-tiba saya mendengar ada suara orang di kamar mandi yang ada di depan kamar tidur saya, dengan harap-harap cemas saya memanggil-manggil dari dalam kamar siapa saja yang ada di kamar mandi. Ternyata adik laki-laki saya yang terbangun dan ke kamar mandi, tapi tanpa disangka dia bilang " mbak kamu kasih balsam mata-ku??" Saya seperti kurang jelas dengan ucapan adik kemudian keluar kamar, ternyata adik sedang membasuh matanya. Saya heran dan kasian, masa tega sih saya kasih balsam ke mata adik saya sendiri. Saat itu kira-kira jam 12 malam. Mungkin ini kerjaan penunggu rumah yang resek lagi. Mungkin juga habis mengoles balsam itu mereka pada kegirangan sampai menabrak perkakas kotor di dapur.

Banyak sekali kejadian yang kadang menjengkelkan di rumah itu, pikirku sih tidak masalah asal tidak mencelakakan dan memperlihatkan diri. Mau bikin suara gedubrak-gedubrak asal tidak melihat wujudnya masih belum begitu takut.

Akhirnya kami pindah lagi ke rumah yang bukan kontrakan lagi alias milik sendiri, tapi dari tampangnya saja rumah ini sudah sangat seram. Bagaimana tidak seram rumah ini terletak di dekat kuburan, saat membuka pintu saja pohon kamboja dan batu-batu nisan itu sudah bisa terlihat dengan jelas. Tempatnya menyendiri jauh dari tetangga seperti rumah transmigran. Dirumah ini tiap saat kami sering merasa seperti ada yang membuntuti tiap berjalan atau ada bayangan yang berkelebat di dalam rumah dan saat ditengok tidak ada siapa-siapa. Pernah suatu kali teman saya datang kira-kira jam 7 malam, tapi dia tidak mengetuk pintu beberapa saat kemudian pulang lagi. Tapi setelah itu kira-kira jam 9 dia datang lagi tapi juga langsung pulang lagi. Baru setelah hari berikutnya dia kerumah dia bilang katanya semalam kerumah tapi tidak jadi karena ada tamu seperti acara keluarga, terlihat dari kaca ada seorang perempuan muda berambut panjang, seorang pemuda dan seorang ibu-ibu dengan pakaian kebaya sedang berbincang-bincang dengan ibu dan bapak saya. Padahal semalam dirumah tidak ada orang seperti yg teman saya gambarkan, saat itu ibu belum pulang baru keluar rumah, sedang saya sendiri baru keluar beli pulsa. Yang ada saat itu bapak dan kedua adik saya yang bersantai di ruang tamu, adik laki-laki saya tiduran di kursi panjang. Kami merasa sudah lama juga tidak kedatangan tamu, apalagi seperti yang diceritakan teman saya. Sekitar jam 9 teman saya katanya kembali lagi tapi rumah sudah sepi seperti sudah pada tidur, padahal saat itu kami masih bersantai dan belum tidur dan dia pulang lagi. Saya tidak tau kenapa bisa seperti itu, apa makhluk halus bisa mengecoh pandangan atau sejenisnya.



Dirrumah ini hampir sering ada suara atau penampakan tapi saya tidak begitu takut karena ini sudah menjadi rumah saya. Saya pernah mendengar suara perempuan bersenandung jauh di depan rumah tapi suaranya begitu jelas terdengar seperti senandung lagu jawa. Padahal tetangga terdekat sekitar 100m dari rumah dan saya baru berjalan dari arah tetangga menuju rumah. Saat mendengar suara itu saya tidak berpikir apa-apa hanya mengira suara orang mengaji atau apa, setelah bejalan lebih dekat ke arah rumah suara itu tidak juga sampai dan makin menjauh, ternyata bukan suara mengaji tapi senandung jawa, hp yang tadi saya aktifkan untuk memutar musik mati saat pertama saya mendengar suara itu, saya berpikir mungkin hp saya error. Setelah sadar suara itu dikejauhan bersenandung jawa dan tak ada rumah sama sekali saya mulai merinding, dan sesampai di rumah apa yang terjadi hp saya aktif lagi seperti tidak pernah error.

Lalu saat teman saya mau datang kerumah bersama suaminya malam-malam dia mengurngkan niat, mereka datang dari arah samping rumah tapi katanya dari arah depan ada bayangan sosok tegap dengan model rambut punk ( jeprak  tinggi ke atas ) menghalangi jalan mereka, dan orang yang lain lagi juga pernah cerita melihat sosok yang sama ditempat itu. Tapi keluarga saya sendiri belum pernah ada yang melihatnya dan jangan pernah sampai melihatnya. Tapi tidak hanya itu, baru-baru ini ada orang yang punya keperluan hilir mudik lewat depan rumah bilang pada ibu " Bu putranya yang laki-laki kemana kok tidak kelihatan?", ibu menjawab " yang mana ya Pak?" Bapak itu menjawab, " yang badannya besar dan tatto-an lengannya.." . Ibu bilang tidak punya anak badannya besar cuma sedang saja apalagi tatto-an, tapi orang itu yakin bilang sering melihat sosok itu diam didepan rumah saat malam dia lewat, saat disapa juga menjawab, sosok itu memakai baju tanpa lengan dan terlihat lengannya tatto-an. Kejadian ini kira-kira sekitar 2 bulan yang lalu.

Dirumah ini sering saya terbangun dan tiba-tiba membukakan pintu yang diketok ketok karena biasanya adik laki-laki saya pulang malam dari ngumpul dengan teman-temannya, tapi yang ternyata tidak ada siapapun diluar, sering juga saya mendengar suara langkah atau suara tas dengan gantungan kunci logam yang saling beradu seperti milik adik perempuan saya, padahal adik saya belum pulang dari kerja..

Dan yang lebih tidak masuk akal lagi saat tengah malam semua sudah tidur tiba-tiba ada suara keras yang mengagetkan, dan dalam waktu yang hampir bersamaan adik laki-laki saya bilang " siapa yang melempar saya??", semua langsung terbangun dan menghampiri, lagi-lagi adik laki-laki saya jadi sasaran kejahilan penunggu rumah, adik saya dilempar batu kira-kira sebesar kepalan anak SD dan mengenai lengannya, beruntung batu itu tidak mengenai bagian kepala. Padahal diatasnya tidak ada celah untuk batu sebesar itu bisa masuk, misalpun ada dari sebelah pinggir dinding tak akan menjangkau posisi adik saya. Batu itu hitam lembab, seperti habis dicongkel dari tanah karena masih ada gumpalan tanah lembab di bagian bawah batu itu. Kami tidak tau apa sebenarnya yang sering mengganggu, manusia ataukah makhluk halus, tapi kalau manusia rasanya tidak masuk akal melakukan kejahilan seperti itu, dan semua itu ada pada keyakinan masing-masing.

Itulah sedikit cerita saya tentang rumah beserta penunggu-penunggunya yang semoga bisa jadi bacaan hiburan untuk anda. Mungkin tidak terlalu seram dan ekstrim tapi itulah pengalaman saya dengan rumah-rumah hunian saya.

Terimakih sudah singgah ke blog saya. :)

Baca juga  Satu Minggu Diculik Wewe

Related results
hantu , angker , rumah kontrakan , hantu kontrakan , setan , diganggu setan , hantu jail , hantu usil , rumah angker ,



Friday, April 26, 2013

Satu Minggu Diculik Wewe ( Makhuk Halus )


 Satu Minggu Diculik wewe ( Makhluk Halus )
Kisah Nyata


Ilustrasi Wewe

Cerita  ini aku dengar saat masih kecil dan aku tanyakan lagi pada ibu ku beberapa hari yang lalu. Kejadian ini nyata yang dialami tetangga nenekku yang tinggal di daerah Tuntang, Ambarawa dekat Rawa Pening, kabupaten Semarang semasa kecilnya, sekarang orangnya sudah berumur jika masih ada, aku tidak tau pastinya, sudah jarang sekali ke kampung nenek karena nenek sudah lama meninggal.

Sebut saja namanya Nardi, usianya saat kejadian kira-kira masih sembilan tahun, saat itu dia hendak pergi kesekolah di desa sebelah dengan berjalan kaki, maklum jaman dulu apalagi di desa yang masih tergolong pelosok belum ada angkutan apalagi kendaraan pribadi seperti skarang ini. Listrik pun belum ada. Jalan kampung masih tanah yang merah seperti tanah liat.  Di tengah jalan dia bertemu dengan seorang perempuan yang membawa banyak belanjaan dan terlihat kerepotan, lalu permpuan itu minta tolong pada Nardi untuk membantu membawa belanjaannya. Tanpa pikir panjang Nardi membantu membawakannya. menurut cerita ibu dan orang kampung nenek dulu, dia mengantar sampai ke pasar Ambarawa yang sangat jauh ditempuh dengan berjalan kaki, nardi menemani orang itu berjualan di pasar sampai selesai. Saat menemani dipasar itu dia melihat seorang tetangga sedang belanja, dia menyapanya tapi tetangga itu tidak menjawabnya apalagi menatapnya, dia mengulanginya tapi tetap saja tak menjawab seolah tidak melihatnya.

Saat dagangannya habis Nardi diajak pulang tapi tidak pulang ke rumahnya melainkan ke rumah perempuan itu. Di sana dia melihat ada 3 anak kecil, yang ternyata anak perempuan yang dia tolong, melihat fisiknya normal seperti bocah pada umumnya, cuma beda dan anehnya tubuh mereka berwarna merah kuning dan hijau, (seperti traffic light.. hehe) atau mungkin warna yang lain aku lupa. Dia ingin pulang tapi tidak boleh, katanya dia diminta momong atau menjaga anak-anaknya saat perempuan itu pergi.  Mungkin karena takut atau terhipnotis nardi cuma menurut saja.

Tampah

Mengetahui Nardi tidak pulang tentu saja orang tuanya panik mencari ke sana ke sini, akhirnya karena tidak juga ketemu mereka minta tolong orang yang bisa menerawang atau istilahnya orang pintar, (bukan pintar seperti Habibi atau Albert Einstein..hehe) tapi orang yang punya ilmu tentang dunia ghaib. Dan katanya nardi sedang diculik WEWE. Usaha pun dilakukan agar Nardi kembali, yaitu dengan menggunakan tampah ( alat tradisional yang biasa digunakan untuk menjemur sesuatu), yang tengahnya ditaruh senthir/dian yaitu alat penerangan tradisional dengan bahan bakar minyak tanah yang dinyalakan dan mungkin juga diberi semacam mantera. Orang desa atau jaman dulu percaya dan biasa menggunakan alat tersebut untuk mengembalikan seseorang yang diculik makhluk halus. Berhari-hari usaha itu dilakukan tapi Nardi tidak juga kembali.

Senthir

Menurut cerita mbah dulu Nardi tidak mau makan atau minum di tempat perempuan itu karena makanan yang disajikan terlihat menjijikkan, nasinya berupa belatung dan lauknya terlihat seperti cacing, begitu juga yang dimakan anak-anak perempuan tersebut. Berhari hari Nardi tidak mau makan dan mungkin membuat perempuan itu kasihan. Akhirnya Nardi disuruh pulang, Dia diantar perempuan itu dan dilarang menoleh sebelum sampai sebuah masjid.  Akhirnya saat sudah sampai di masjid Nardi baru berani menoleh dan perempuan itu sudah tidak ada. Ternyata dia muncul di dekat masjid desa Ngasinan, desa yang kira-kira 3km dari rumah tempat nenek Nardi tinggal. Saat ditemukan Nardi diam saja tidak bisa bercerita apapun kira-kira seminggu lamanya.

Kata mbah dan orang-orang biasanya orang yang pernah diajak "piknik" oleh makhuk halus ke alamnya akan menjadi tidak normal atau diam saja istilah jawanya ngeng-leng.  Tapi beruntung Nardi setelah seminggu dapat berbicara lagi dan bercerita. Dia bilang dibawa perempuan itu kerumah nya yang ada bawah atau dipohon beringin (aku kurang jelas ceritanya) besar yang ada di dekat jembatan panjang Ambarawa, letak jembatan itu berdekatan dengan klenteng.

Kalau saja Nardi melihat hidangan perempuan itu seperti makanan lezat pada umumnya dan mau memakannya  mungkin perempuan itu tidak mengembalikannya.  Hal ini benar-benar dialami oleh tetangga nenekku. Tapi benar atau tidaknya tentang alam Wewe aku juga tidak tau pasti.

Percaya atau tidak tentang cerita ini terserah kepada para pembaca, saya disini hanya ingin berbagi dengan menceritakan ulang pengalaman orang lain.



Terimakasih pembaca sudah mau singgah. :)
 

Baca juga Mata Dibalsam Penunggu Rumah Kontrakan



Related results
hantu , setan , wewe , kuntilanak , penampakan , gendruwo , pocong ,